Apakah Ikan Tidur ???

Posted: 23 Agustus 2011 in PENGETAHUAN


SEBAGIAN di antara kita sering kali tergelitik oleh pertanyaan, apakah sepanjang hidupnya ikan pernah tidur? Jika memang ya, lantas bagaimana mereka bisa tidur, mengingat selama hidupnya mereka harus berada di dalam air?

Pada dasarnya, setiap makhluk hidup harus beristirahat dan tidur. Demikian juga dengan ikan. Jika tidak, ikan bisa menjadi lemah dan bahkan mati. Meski demikian, terdapat perbedaan antara tidur ikan dan manusia, termasuk cara, kapan, dan berapa lama ikan-ikan harus tidur. Saat tidur, ikan juga tidak bisa menutup matanya karena memang tidak punya kelopak mata. Kesamaannya hanya pada kebutuhan akan tempat yang aman dan nyaman. Biasanya, ikan tidak tidur di tempat tertentu, misalnya di sarang. Ikan bisa tidur di sebarang tempat, asalkan cocok.

Jika kebetulan di rumah punya akuarium dengan ikan mas atau minow di dalamnya, perhatikanlah saat ikan-ikan tersebut diam tak bergerak di dasar akurium pada malam hari. Itulah cara ikan mas dan minow tidur. Mereka beristirahat di malam hari, berbeda dengan serowot yang tidur pada siang hari dan aktif pada malam hari.

Beberapa jenis ikan juga punya perilaku yang unik saat mereka tidur. Ikan baronang misalnya, tidur pada malam hari dengan cara miring di celah bebatuan. Ikan karper eropa tidur malam hari di dalam “taman karang” idamannya, sedangkan ikan sidat gusi tidur di pasir pada siang hari dengan kepala menyembul. Pada malam hari sidat gusi justru berkeliaran mencari pakan.

Hasil riset terbaru yang dilakukan Emmanuel Mignot, profesor psikiatri dan ilmu tingkah laku di Universitas Stanford, AS, memperlihatkan bahwa ikan zebra butuh tidur meski hanya sebentar. Yang menarik, hasil riset yang laporannya dimuat dalam jurnal PloS Biology edisi 16 Oktober 2007 itu juga memperlihatkan adanya gejala unik, ikan bisa mengalami kesulitan tidur atau insomnia pada malam hari, khususnya ketika kehidupan biologinya dikacaukan.

Mignot dan koleganya yang memonitor ikan zebra di akurium menemukan, ketika ikan-ikan itu tertidur, ekor mereka lunglai dan menghabiskan sebagian besar malam dengan berada di dasar akuarium. Lalu, mereka memonitor pola tidur sekejap pada ikan zebra normal dan ikan zebra mutan yang fungsi reseptor hypocretin-nya dikurangi. Secara keseluruhan, tidur sebentar dari ikan zebra mutan menurun sekitar 30 persen jika dibandingkan dengan ikan zebra normal. Ketika ikan-ikan mutan itu akhirnya ditidurkan, mereka hanya mampu tidur setengah waktu tidur ikan normal.

Iklan

Apa Manfaat Belajar ?

Posted: 25 Juli 2011 in PENGETAHUAN

MANFAAT BELAJAR
Mendengar kata belajar mungkin sudah tidak terasa asing lagi di telinga semua orang yang hamper membuat kebanyakan orang menjadi “ALERGI” untuk mendengarnya. Karena yang terbayang dibenak semua orang adalah setumpuk buku-buku yang ada di hadapan mereka untuk dibaca dan dipelajari semuanya, yang akan menjadi membosankan. Kenapa orang-orang trsebut merasa bosan dengian orang-orang tersebut yang berasumsi bahwa mereka sudah lama lulus sekolah, jadi untuk apa belajar. Orang seperti itu berfikir demikian karena mereka tidak melihat atupun belum menikmati manfaat dahsyat dari kegiatn “belajar”.
Dalam dunia usaha kata belajar itu sangat menjadi keharusan. Tanpa belajar, pelaku usaha akan terasa bahwa usahanya akan jauh tertinggal dan tersingkirkan dari persaingan, karena dengan belajar menumbuhkan inovasi, inovasi melahirkan perubahan positif yang diperlukan dalam usaha. Belajar juga harus membutuhkan waktu yang sangat cepat, bahkan lebih cepat dari pesaing-pesaing, agar usaha yang dijalankan berjalan dengan pesat. Dengan belajar inilah melahirkan manfaat-manfaat yang bias diambil, diantaranya adalah :
• Dengan belajar dapat menumbuhkan kebiasaan pada diri orang tersebut.
• Dengan belajar dapat menumbuhkan motifasi pada diri orang tersebut dan dapat menjadikan seseorang sukses.
• Dengan belajar akan menambah banyak ilmu pengetahuan.
• Dapat menjadi orang yang diperlukan bagi lingkungan kita.
• Dapat menambah keterampilan pada diri kita.
Dengan belajar inilah akam menghasilkan sesuatu yang lebih baik pula. Prinsip dari belajar itu sendiri adalah komitmen. Komitmen secara fisik, mental dan emosional. Komitmen fisik itu adalah menyediakan waktu khusus untuk belajar, terlibat scara fisk dalam mencari bahan-bahan yang harus dipelajari, ataupun mencatat hal-hal penting yang didapat dalam belajar. Komitmen secara mental memprose informasi yang didapatkan(bukan skedar mendengar informasi selintas dengan dari kuping kiri ke kuping kanan saja). Komitmen secara emosional adalah dengan menerapkan rasa “senang” dan “suka” dalam belajar pelajaran maupun sesulit apapun.

“ROKET ANGIN”

Posted: 14 Agustus 2011 in PENGETAHUAN


Roket angin adalah permainan yang ditunggu-tunggu oleh siswa-siswi SMAN2 P.Raya kelas XI jurusan IPA.
“Air Force One” itu lah nama roket kami (Sandy, Katon, Khairun )….hehehehe

Roket ini kami buat dengan kisaran waktu yang tidak terlalu lama. Hanya dengan beberapa jam saja. Roket kami hanyalah roket sederhana yang di bentuk dari pipa-pipa namun jangkauan lontarnya lumayan jauh 🙂

Pembuatannya sih mudah aja ,, kita cuman harus mempersiapkan pipa 1/2 ukuran 1 m dan 3/4 ukuran 30 cm, penutup pipa, penutup keran, pentil ban, selotip, lem, sayap yang terbuat dari bahan keras namun ringan, dan jangan lupa pompanya. Tapi jangan sampai salah beli pipa y,,, jangan seperti kami yang sampai 2 kali beli gara-gara salah info …. hahahaha 🙂

Tutuplah di satu sisi penutup pipa pada pipa ukuran 3/4, kemudian berikan sayap pada pipa tersebut. Berikan penutup keran pada pipa ukuran 1/2 di tengah-tengahnya. kemudian tutup 1 sisinya dengan penutup pipa namun sebelumnya penutup pipa harus sudah dipasang pentil ban terlebih dahulu. Jangan lupa pereksa pelontar agar tidak ada kebocoranm kemudian isi udara kedalam pelonta sesuai yang kita inginkan , atur derajat dan buka penutup keran kemudian ROKET siap meluncurkan.

Gampangkan … !!! 🙂 🙂 🙂

Tips Hilangkan Patah Hati

Posted: 26 Juli 2011 in PENGETAHUAN

Tips kalo kamu sedang patah hati atau patah cinta entah karena kita ditolak cewek atau baru putus sama pacar kita adalah sebagai berikut ini :

* Tips yang pertama dari pakar cinta di Indonesia ini adalah manjakan diri anda dengan melakukan aktivitas atau kegiatan yang merupakan hobi anda. Manjakan diri anda dengan hobi-hobi yang anda senangi. Contoh : Jika anda saat ini putus cinta, segera saja lakukan hobi anda. Entah itu sepak bola, nge-net, nge-blog, atau makan maka dijamin 75% kesedihan anda akan berkurang. Asli deh top markotop tips saya .
* Tips keduanya adalah lakukan Instropeksi diri dengan merenung sendirian. Apa yang membuat anda tadi patah cinta atau patah hati. Coba anda flash back (waduh bahasanya si bocah) apa yang membuat anda putus dengan pacar anda atau apa yang membuat anda ditolak cewek ( kalo saya ditolak karena modal kurang gede ). Nah dengan merenung dan instropeksi diri maka anda tidak akan mengulangi kesalahan anda 2 kali deh. Jadi untuk kisah cinta anda yang berikutnya bisa dibilang “Good bye patah hati”
* Tips ketiganya adalah anda pergi dengan teman-teman anda yang bisa membuat anda senang atau bisa dikatakan humoris (Kayak saya dan kumpul). Kalo soal pergi kemana, itu terserah anda saja. Kalo anda ingin pergi ke masjid ya oke, ke mall oke pokoknya yang penting itu tempat yang bisa membuat anda enjoy.
* Tips Keempatnya adalah Curhat dengan orang yang anda percaya. (Kalo ini ga perlu dokter bayu jelasin pasti adik-adik udah tahu siapa teman yang adik-adik percaya )
* Tips Kelimanya adalah Jangan pernah mencari pelarian cinta. Jangan coba-coba yang satu ini. Karena jika anda mencari pelarian cinta (emang cinta bisa lari om) yang ada anda malah menghancurkan perasaan seseorang yang anda buat pelarian. Dan hal ini akan jadi masalah baru yang rumit.
* Tips Keenamnya adalah Anda sadari saja kalo setiap yang nyambung suatu saat akan putus maksudnya disini anda harus menyadari kalo memang Putus cinta itu resiko. Selain itu ditolak cinta anda itu emang resiko, siapa suruh anda nembak kalo udah tahu ditolak .
Ya udah cuman itu aja tips saya untuk menghilangkan rasa patah hati, patah cinta saat anda putus cinta atau ditolak. Kalo saya mendingan melihat apa yang kita cintai berbahagia daripada melihat ia sedih saat bersama kita. Jadi biarkan Ia terbang mencari kebahagiaan yang ia impikan. Jangan saat Ia terbang anda menembaknya sehingga ia jatuh pada jurang kesedihan bersama anda.

Ubur-ubur di Pantai Selatan

Posted: 21 Juli 2011 in PENGETAHUAN


TEMPO Interaktif, Bantul – Ratusan ubur-ubur sebesar telapak tangan mengapung dan berenang di sebelah timur posko tim SAR Parangtritis. Air laut yang sejak 3 hari terakhir pasang dan gelombang tinggi mencapai 2 meter menyebabkan mereka mengumpul di satu titik.

Selama 2 pekan, para anggota tim SAR Parangtritis dibuat sibuk dengan kemunculan ubur-ubur di lokasi wisata itu. Apalagi ubur-ubur menyerang bertepatan dengan puncak arus wisatawan yang datang untuk mengisi waktu liburan panjang sekolah. Ubur-ubur memang biasa muncul saat memasuki musim kemarau.

SAR Parangtritis mencatat, serangan terparah terjadi pada akhir Juni lalu dan lebih dari 60 wisatawan menjadi korban sengatan setiap hari. Umumnya, mereka mengeluh perut mengencang, kulit gatal-gatal, dan sesak napas.

“Kulit jadi merah dan gatal. Apalagi tambah kena air laut jadi perih,” kata Mariati, wisatawan dari Jakarta yang pernah merasakan sengatan ubur-ubur beracun itu.

Jumlah wisatawan yang tersengat fluktuatif. “Tapi, tak lebih dari sepuluh orang setiap hari,” kata Koordinator SAR Parangtritis Ali Susanto. Sabtu lalu, sekitar 50 wisatawan terkena lagi di area tempat berkumpul ubur-ubur itu.

Hasil pengamatan tim SAR menunjukkan hampir tak ada lagi ubur-ubur di titik-titik lain. “Ubur-ubur mengumpul di satu titik itu mungkin karena air sedang pasang,” katanya.

Tak hanya di pantai, ubur-ubur itu banyak yang berceceran di pinggir pantai dan mati setelah tersapu ke darat.

Tak hanya di Parangtritis, ubur-ubur juga mengancam para wisatawan di pantai wisata Teleng Ria, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur. Puluhan pengunjung tersengat ubur-ubur saat bermain di kawasan pantai.

Dalam sepekan terakhir, sedikitnya 33 wisatawan tersengat binatang laut itu. “Selain menyengat wisatawan, beberapa nelayan ada yang menjadi korban,” ujar Endang Setyowati, seorang warga setempat, Jumat pekan lalu.

Para wisatawan sering tak menyadari kehadiran binatang itu karena sulit dilihat secara kasatmata pada saat berada di air. Mereka baru sadar ketika merasa nyeri dan gatal setelah tersengat. Bagian tubuh yang tersengat juga tampak bengkak.

Tahun lalu, beberapa korban sempat dirawat di RSUD Pacitan. Ubur-ubur biasanya terlihat di lepas pantai berjarak 3-5 mil dari bibir pantai, tapi bisa sampai ke pinggir pantai jika terbawa ombak besar.

Laporan ledakan populasi ubur-ubur itu muncul dari beberapa lokasi, seperti Pangandaran, Parangtritis, dan Pacitan. Ahli biologi memperkirakan fenomena ini terjadi akibat perubahan iklim.

Menurut ahli ekologi dari Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada, Tjut Sugandawati Djohan, ledakan populasi bisa disebabkan oleh perubahan lingkungan. “Organisme pasti memberi respons terhadap perubahan lingkungan,” ujarnya.

Besarnya wilayah yang mengalami ledakan populasi membuat Tjut mensinyalir perubahan dipicu oleh faktor tingginya curah hujan akibat perubahan iklim dan tingginya pemanfaatan pestisida di Pulau Jawa.

Perubahan iklim mendorong terjadinya perubahan cuaca di Indonesia. Terbukti, selama satu tahun terakhir, Indonesia tidak mengalami musim kemarau yang mendorong terjadinya kegagalan panen di sejumlah sentra pertanian.

Guyuran hujan sepanjang tahun ini berdampak pada kehidupan organisme laut. Air hujan yang mengalir melalui sungai ke laut menyebabkan penurunan salinitas air laut.

Air sungai yang bermuara ke laut juga membawa material lain berupa unsur hara, mineral, dan pestisida. Kombinasi ketiga unsur itu menyuburkan pertumbuhan plankton, makanan utama ubur-ubur.

Tak mengherankan bila ubur-ubur akan mendekat ke pantai untuk memburu mangsanya. “Semakin banyak sumber makanan, semakin besar pertambahan jumlah ubur-ubur,” ujar Tjut.

Di sisi lain, turunnya kadar asin air laut di sekitar pantai memaksa ikan predator ubur-ubur berpindah ke tengah laut. Hilangnya spesies predator diperkirakan ikut berperan dalam mendongkrak populasi ubur-ubur.

Dugaan tersebut diperkuat fakta bahwa sepanjang tahun lalu nelayan mengalami paceklik karena sulit memperoleh ikan di sekitar pantai.

Mantan peneliti oseanografi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Anugerah Nontji, mengatakan bahwa teori penimbunan nutrisi di sekitar pantai akibat perubahan iklim dan penggunaan pestisida berlebihan, sebagai pemicu ledakan populasi ubur-ubur, memang kerap dikemukakan oleh para peneliti kelautan.

Sayangnya, hingga saat ini mereka belum bisa menjadikan hipotesis itu sebagai kesimpulan akhir. “Faktor-faktor pada hipotesis itu sangat rumit, sehingga sulit untuk dipelajari. Belum ada teori yang benar-benar kuat,” ujarnya.

Anugerah menuturkan, ledakan populasi ubur-ubur sebenarnya sering terjadi. Di Indonesia, ledakan populasi ubur-ubur terjadi di lokasi penampungan liquid natural gas (LNG) di perairan Bontang, Kalimantan Timur. Ubur-ubur masuk ke saluran pendingin mesin sehingga menghambat aktivitas penampungan LNG.

Di belahan dunia lain, ledakan populasi ubur-ubur kerap terjadi di Laut Hitam, Teluk Meksiko, perairan Australia bagian utara, dan Laut Utara. Di Teluk Meksiko, jumlah jumlah ubur-ubur mampu mengalahkan volume air.

Meski belum pasti, Tjut menyatakan ledakan populasi ini adalah tanda dari alam bahwa perubahan iklim mulai berpengaruh pada spesies lain. Perubahan spesies ini pada akhirnya mempengaruhi aktivitas manusia.

Pada penerimaan siswa baru yang lalu, terkesan “anak-anak bodoh” tersingkir atau sengaja disingkirkan dari sekolah-sekolah negeri terutama di jenjang SMP dan SMA sederajat. Mengapa tidak, seleksi yang dilakukan menutup kemungkinan “anak-anak bodoh” tersebut untuk bersekolah di sekolah negeri.

Memang untuk jenjang pendidikan dasar (SD) relatif tidak ada masalah sebab ada keseimbangan antara jumlah bangku dan jumlah pendaftar. Bahkan di beberapa daerah sudah terjadi kekurangan murid sehingga beberapa sekolah harus bergabung dengan SD sekitarnya.

Tak demikian halnya dengan memasuki jenjang sekolah menengah pertama (SMP) dan SMA negeri. Dibutuhkan perjuangan keras untuk mendapatkan bangku SMP dan SMA.

Pemerintah seharusnya lebih berkonsentrasi memperbanyak pendirian SMP negeri daripada mengembangkan sejumlah SMP negeri menjadi sekolah rintisan berstandar internasional (RSBI). Kalaupun RSBI sudah dianggap sebagai kebutuhan, biarlah sekolah swasta yang mengadakan dan menyelenggarakannya. Di Malaysia pun, sekolah berstandar internasional milik pemerintah sudah dihapuskan

Karena setiap warga negara wajib mengikuti pendidikan dasar dan pemerintah wajib membiayainya. Ini tuntutan dan amanat konstitusi. Adanya anak usia sekolah yang tidak dapat mengakses pendidikan dasar – khususnya SMP – merupakan pelanggaran konstitusi.

Sudah saatnya Indonesia mengakomodasi adanya Constitutional Complaint. Warga negara yang hak-hak konstitusinya dilanggar – dengan adanya Constitutional Complaint tersebut –punya mekanisme untuk mengajukan pengaduan menuntut pemenuhan hak-hak konstitusi sebagaimana dijamin UUD agar “anak-anak bodoh” tidak tersingkir dari kehidupan.